merchandise,desainer,cetak,desain grafis,jasa desain
Valueable Time atau Productive Time ?hobi,desainer,desain,jasa-desain

Valueable Time atau Productive Time ?

Jika kita mau memahami nilai kehidupan yang sebenarnya, pasti kita semua sepakat satuan dasar perhitungannya sangatlah ditentukan oleh waktu. sebetulnya hidup kita ibarat meteran listrik pintar yang menghitung mundur sampai akhirnya habis dipakai, bedanya hidup kita tidak seperti listrik pintar yang bisa di isi ulang pulsanya.

Marilah sejenak kita renungi dalam skala waktu tentang hidup yg telah kita lalui sd saat ini, sekiranya berapa banyakkah waktu yang telah kita habiskan (terbuang) untuk bisa :
1. Sadar dari kesalahan ?
2. Memahami tentang kebodohan ?
3. Bisa berhenti mengejar kenikmatan semu ?
4. Bisa berhenti menciptakan konflik diri ataupun dengan orang lain ?
5. Bisa menerima kekalahan dan kenyataan hidup ?
6. berhenti mememelihara sakit hati, iri, & dengki ?
7. Bisa berhenti dari ego pembenaran diri & pengharapan pengakuan?
8. Segera bangkit berubah menjadi lebih waras & benar ?
9. Mengakui bahwa hidup manusia terbatas & tidaklah lama ?

phfuuuffff... ampun .. so many wasted time !!!
Wishing i can turn back time for make it right ... Doraemon, where are you?

Bagaimana me-manage waktu?
Kenapa kita sering kali kekurangan waktu?

Padahal waktu itu adalah satu-satunya koin yang benar-benar kita punya. Jangan sampai kita menghabiskannya sia-sia, apalagi membiarkan orang lain menghabiskan koin kita. Jika waktu adalah ukuran arti dari Nilai Kehidupan, maka orang kaya adalah orang yang mempunyai banyak waktu yang bermanfaat, inilah Valueable Time. Disisi lain orang yang hidupnya habis dengan pekerjaannya dan faktanya hidup pas2an saja bisa disebut Productive time. Nah  lo terus orang yang ga jelas mengisi hari2nya disebut apa? apakah Lazy Time? no.. itulah genuine wasted time person. Terus apakah Productive Time keliru? bukan, jadikan Productive Time menjadi bagian dari Valuable Time, Jadikan produktivitas kita memiliki arti manfaat yang besar, bukankah jelas tadi Valuable time kuncinya adalah manfaat.. Pastikan setiap aktifitas hidup anda bermanfaat,bukan sebaliknya. JANGAN LUPA BAHAGIA !!

Bahkan orang-orang yang beneran kaya materi biasanya menceraikan kekayaan dengan waktunya. Dia gak mau melakukan sesuatu yang terikat waktu. Ini yang sampai sekarang orang (yang merasa) miskin masih gak bisa lakukan. Mereka mengikat waktu dengan uang. misal Jadi juru parkir, habis waktu, rezeki sedikit, padahal masih banyak yang bisa dilakukannya di hal2 lain yang lebih bisa menjamin hidupnya, jika perlu mulai mengupgrade skill/keahlian di bidang tertentu yang digemarinya.

Jadi tukang jahit = menukar waktu , jangan sekedar jadi tukang, upgrade skill menjadi enterpreneur misalnya.
Jadi koki = menukar waktu, upgrade wawasan & selalu cari cara agar bisa memiliki resto sendiri.
Jadi pembicara = menukar waktu, it's fine but more interested if have own courses or write & sale a book.
Orang (yang berpikiran) kaya gak mau seperti ini.

Nah, sebenarnya ada 3 hal yang bisa membuat kita kehabisan waktu:
1. Takut sengsara —> Kalau gak kerja, nanti gak bisa makan
2. Godaan kenikmatan —> Ngopi dulu yuk, main billyard dulu yuk
3. Tuntutan orang lain —> Ayo kerjakan ini, ayo kerjakan itu. Target sudah dekat

Apa itu waktu?
Sebenarnya waktu adalah emosi.
Kita tau bahwa olahraga itu penting, tapi kita tetap gak rutin olahraga.

Kenapa?
Alasan no.1 adalah gak punya waktu!
Padahal apa iya beneran gak punya waktu? Bullshit.

Kenapa ada waktu buat yang lain?
Karena ngerjain yang lain lebih enak & nyaman.
Coba sekarang pikirkan. Saat disuruh olahraga, apa yang anda bayangkan? Sengsaranya toh?

Kita sering kali fokus sama prosesnya, bukan sama hasilnya.
Kita malah (sering salah) fokus sama sengsara menjalaninya, bukan sama nikmat hasilnya.
Ini yang salah. Ini yang menyebabkan kita seolah-olah gak punya waktu. Karena kita menganggap sesuatu itu sengsara, maka kita jadi gak punya waktu.

Desain Kaos Berburu Mbokemon Let's Go Kudu Wani


Bosen dengan kaos Pokemon yang biasa-biasa aja? nih kaosnya "Pemburu mbok'enom"( mamah muda go) 

kaos,kaos pokemon,kaos pokemon go,kaos mbokenom,kaos mbokenom go,mbokemon

Hanya dengan Rp 30 ribu agan sudah bisa memiliki desain kaos mbokemon

Kelebihan Desain kaos Mbokenom Go
- Agan bisa nyetak sendiri
- Bisa di edit sendiri, Mau di otak - atik monggo
- File format Corel X5 + Jpg Preview

Kaos paling Jahat tahun iki. Jangan sampai kehilangan kesempatan ini terbatas hanya untuk 10 orang pembeli desain saja. Selebihnya bisa beli kaosya di lapak ane di sini 

Jika ada pertanyaan/pelayanan seputar pemesanan produk ane Silakan hubungi kami. Jangan Ragu-ragu untuk menghubungi kami di No. 085875767660
EASY LIFE LESSON - Cara Belajar Hidup Mudahhobi,desainer,desain,jasa-desain

EASY LIFE LESSON - Cara Belajar Hidup Mudah

Lanjutan Mindweb Series Tentang Konsep Berpikir yang sebelumnya telah membahas "Kerangka Berpikir" yang mengajarkan pola pikir harus sistematis dan tidak boleh jumping conclusion/melompat dan wajib menarik uraian akar masalah untuk dibuatkan berbagai alternatif solution yang terbaik, terefektif, dan terefisien untuk selanjutnya dibuat perencanaan terbaik dan terinci detail sebagai acuan action/eksekusinya. Sekarang akan dibahas tentang HORIZON MIND atau Cakrawala berfikir yang mengajarkan setiap action yang diambil dalam Tatanan Kerangka Berpikir bisa bersifat Long term benefit tidak hanya sekedar Short term Benefit atau parsial solution saja. silahkan disimak...

Mindset Lesson (Pelajaran Pola Pikir)
MindWeb series – THINKING CONCEPT

Melihat Yang “Tidak Dilihat Orang”
(HORIZON MINDSET – HELICOPTER VIEW)

Yang kita bicarakan ini bukanlah alam gaib, dimana ada sebagian orang yang bisa melihat mahluk mahluk dari alam lain, tapi hal hal nyata didalam kehidupan kita. Apa resepnya supaya kita lebih banyak tahu daripada orang lain?

Salah satunya adalah melihat lebih banyak dan lebih kreatif dari yang dilihat orang lain pada umumnya. Apalagi kalau kita bisa melihatnya dari sisi yang tidak biasa, yang jarang terpikir oleh orang lain. Semua orang yang mempunyai mata bisa melihat, tetapi tidak semuanya mampu dan mau memperhatikan apa yang dilihatnya. Kuncinya adalah memperhatikan.
Kita perlu memperhatikan baik yang konkrit (nyata) maupun yang abstrak (imaginer). Yang kedua ini kiranya tidak semudah yang pertama. Namun untuk hal hal yang konkritpun tidak semua orang memperhatikannya, malah mengabaikannya.

“Melihat apa yang tidak dilihat orang” adalah ‘saudara dekat’ dari lateral thinking, anticipative, proactive, dan teman dekat dari timing yang pas, yang semuanya berhubungan dengan konsep interkoneksi yaitu MindWeb.
Dibawah ini ada contoh contoh kejelian pebisnis melihat peluang yang ada tapi belum kelihatan. Mereka memakai intuisi dan logikanya.

Ketika produk minuman air mineral dan teh botol diperkenalkan oleh produsennya, Aqua dan Sosro, mereka lebih banyak ditertawakan orang orang. Air banyak dirumah, begitu juga teh,.ngapain harus beli air atau teh diluar?
Disini terbukti bahwa founder Aqua (Bp. Tirto Utomo) dan Teh Sosro (Bp. Sosrodjojo) telah “melihat” masa depan dari jenis minuman itu. Sementara itu orang lain masih belum sampai pikirannya kesan. Pada tahun tahun awalnya, mereka harus menderita kerugian karena budaya orang pada umumnya masih cenderung memilih minuman bersoda. Sejalan dengan kesadaran orang akan kesehatan dan kepraktisan, mulailah orang orang melirik kedua produk tersebut. Dan ternyata lihatlah sekarang, kedua produk itu merajai pasaran minuman kemasan.
Lalu, apa yang diperhatikan oleh pemilik Aqua dan Teh Sosro?

Walaupun para pengusaha lebih banyak memakai naluri bisnis-nya, tapi selalu ada logika yang mendampinginya. Kesibukan  manusia menuntut adanya hal hal yang lebih praktis. Minuman panas akan memakan waktu lama untuk dinikmati, apalagi disaat jam kerja yang padat, ditunjang lagi dengan iklim tropis di negeri ini, minuman dingin segar akan terasa nikmat. Belum lagi tuntutan akan kebersihan minuman yang dijamin oleh kemasannya.

Pada umumnya, apa yang membuat orang penasaran, akan menarik lebih banyak perhatian. Contohnya, usaha restoran yang salah satu favorit menunya adalah gulai kepala ikan. Si pengusaha berpikir, masaknya sedikit saja, supaya orang penasaran karena selalu kehabisan gulai kepala ikan kegemarannya. Dari satu sisi memang benar, bahwa orang akan penasaran, “Seberapa enak sih, gulai kepala ikannya, kok habis terus….” Dia akan datang lagi dan datang lagi.

Gm Jilma, [27.05.16 10:13]
[Forwarded from Gm Jilma]
Apakah semua pengunjung akan seperti itu? Ternyata tidak juga, ada yang merasa sia sia untuk mencoba lagi, karena kehabisan terus. Disinilah letak seninya. Untuk tamu yang sudah pernah merasakan enaknya menu itu, dia akan datang berulang kali untuk menikmati menu kesayangannya. Tapi, untuk orang yang belum pernah mencoba, yang belum pernah merasakan nikmatnya, mungkin tidak akan segigih itu. Ibaratnya narkoba, orang yang sudah ketagihan akan berusaha mati matian untuk mendapatkan pasokan. Tapi yang bukan pemakai, akan tidak peduli, bahkan menjauhi narkoba.

Dari sisi marketingnya ada perbedaan menyolok antara orang yang sudah mencoba dan belum mencoba menu yang enak. Yang sudah mencobanya, akan cerita kepada teman temannya:”Eh, di rumah makan itu, gulai kepala ikannya enak tenan” Tapi kalau dia belum mencobanya, dia tidak bisa menceritakan (memromosikan) menu itu kepada orang lain.
Kesimpulannya, sipengusaha rumah makan harus pandai pandai untuk ‘fine tune’ taktik dagangnya. Kalau permintaan sudah meningkat, stok menu favoritnya harus ditambah. Jangan sampai kehilangan promosi gratis dari mulut ke mulut (by word of mouth) hanya karena strategi yang salah.

 Imagination is more important than knowledge. Logic will get you from A to B. Imagination will take you everywhere. (Albert Einstein)

👆Note: Ini adalah cuplikan dari buku National Bestseller: MindWeb (Bab: Memperluas Cakrawala Berpikir).

HAPPY TGIF - Selamat Berkarya terbaik 👍

Kategori

More »

Kategori

More »